Nama : Nida Dzatinnuraini H.
Kelas : X IIS 2.
Tema : Harga sembako naik.
Judul: Berbelanja.
Kelas : X IIS 2.
Tema : Harga sembako naik.
Judul: Berbelanja.
Pada suatu pagi ada seorang ibu yang sedang memasak. Ketika si ibu mengupas bawang ia teringat bawa stock persediaan cabai di dapur habis. Karena sang ibu tidak dapat meninggalkan masakannya, akhirnya sang ibu memanggil anaknya dan terjadilah percakapan antar keduanya:
Ibu : Budi (memanggil sang anak).
Budi : Iya bu (menghampiri sang ibu).
Ibu : Tolong belikan ibu cabai ke pasar di warung mbo iroh bud.
Budi : Duitnya mana bu? Masa iya budi kesono ngutang, mau taroh dimana muka budi?.
Ibu : Ini uangnya, kembaliannya jangan dipake buat ibu lagi, kasih ibu langsung (Budi mengangguk).
Ibu : Budi (memanggil sang anak).
Budi : Iya bu (menghampiri sang ibu).
Ibu : Tolong belikan ibu cabai ke pasar di warung mbo iroh bud.
Budi : Duitnya mana bu? Masa iya budi kesono ngutang, mau taroh dimana muka budi?.
Ibu : Ini uangnya, kembaliannya jangan dipake buat ibu lagi, kasih ibu langsung (Budi mengangguk).
Disaat perjalanan, Budi mengeluh pada diri sendiri bahwa ibunya tidak mau memberinya uang. Dan sampailah Budi di warung mbo Iroh kemudian terjadilah percakapan antar keduanya :
Budi : Mbo, beli cabai dong.
Mbo Iroh : Cabai apaan bud? Terus mau beli berapa?.
Budi : Cabai apaan aja mbo yang paling murah.
Mbo Iroh : Cabai rawit aja nih, 5000 bud.
Budi : 5000 mahal banget mbo, mending buat Budi main warnet 2 jam.
Mbo Iroh : Sekarang harga cabai naik bud, kalo mau murah tanam sendiri dirumah.
Budi : Yaudah Budi pilih yang murah 1000 ya mbo, minta 1 cabai buat Budi tanam.
Budi : Mbo, beli cabai dong.
Mbo Iroh : Cabai apaan bud? Terus mau beli berapa?.
Budi : Cabai apaan aja mbo yang paling murah.
Mbo Iroh : Cabai rawit aja nih, 5000 bud.
Budi : 5000 mahal banget mbo, mending buat Budi main warnet 2 jam.
Mbo Iroh : Sekarang harga cabai naik bud, kalo mau murah tanam sendiri dirumah.
Budi : Yaudah Budi pilih yang murah 1000 ya mbo, minta 1 cabai buat Budi tanam.
Sampai dirumah Budi mulai menanam pohon cabai dengan beberapa biji dari 1 cabai yang ia dapat. Tiba-tiba ketika Budi sedang menanam pohon ibunya memanggil Budi dari dapur dan terjadilah percakapan :
Ibu : Budi mana cabai ibu? (Teriak dari dapur).
Budi : Ini bu belom jadi tapi.
Ibu : Belom jadi apaan bud? (Karena Ibu bingung akhirnya si ibu menghampiri Budi).
Budi : Belom jadi cabai maksudnya nih lagi Budi tanam.
Ibu : Budi balikin duit ibu (Sambil marah dan menjewer kuping Budi).
Budi : Ampun bu.
Ibu : Budi mana cabai ibu? (Teriak dari dapur).
Budi : Ini bu belom jadi tapi.
Ibu : Belom jadi apaan bud? (Karena Ibu bingung akhirnya si ibu menghampiri Budi).
Budi : Belom jadi cabai maksudnya nih lagi Budi tanam.
Ibu : Budi balikin duit ibu (Sambil marah dan menjewer kuping Budi).
Budi : Ampun bu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar